Selasa, 19 Agustus 2008

KEMENANGAN NO.1… KEMENANGAN UMAT!!!

Akhirnya
Rakyat (Masyarakat Kota Bandung) memilih dan menginginkan seorang pemimpin yang Berpengalaman, Teruji, Terbukti dan Terpuji….

Setelah melalui proses perjuangan yang cukup panjang, kurang lebih 2 bulan lamanya, seluruh Tim Kampanye dari 6 Partai pengusung dan Partai Pendukung yang tergabung dalam Koalisi Saledri. Bekerja tak mengenal lelah dan mengenal waktu… terkadang pagi jadi malam, begitupun sebaliknya malam menjadi pagi, saling bahu-membahu untuk berpikir, bergerak dan berkerja untuk mensukseskan Calon Walikota dan Wakil Walikota No.1 DADA-AYI.

Terkadang perbedaan pendapat, pola pikir dan Ide terjadi, tetapi tidak menjadikan masalah karena Tim memiliki satu tujuan agar Calon No.1 jadi pemenang dan dapat melanjutkan kembali Program yang telah dijalankan sebelumnya…

Baju kita awalnya berbeda, tetapi saat berikrar dan bergabung di Posko Pemenangan DADA-AYI, yang bertempat di Jl. Pelajar Pejuang 45 No. 81 kota Bandung, Kita semua menanggalkan sejenak Baju Politik dan memakai 1 baju yang sama yaitu, TIM KAMPANYE DADA AYI.

Tak terasa, perjuangan itu telah mencapai Klimaksnya. Karena, 2 hari yang lalu tepatnya tanggal 10 Agustus 2008, telah dilakukan Pemilihan Kepala daerah Langsung (PILKADA). Dan seperti yang telah kita ketahui bersama hasil dari Quick Count LSI memperlihatkan Pasangan yang Kita Usung dan Kita Dukung Memimpin dengan perolehan suara yang Fantastis yaitu 64,37%.

Alhamdulillah,,,, akhirnya Perjuangan Kita berujung dengan Manis, tapi ingat Perjuangan ini bukan berarti akhir dari segalanya melainkan Awal dari Tantangan yang baru. Kontrak Politik dengan Masyarakat, Program yang telah dijanjikan saat Kampanye haruslah diwujudkan agar Kota Bandung ini menjadi Kota Yang BERMARTABAT. Seperti yang diinginkan oleh Kita dan Masyarakat.

Kami dari Komando Cabang Brigade Hizbullah Bulan Bintang Kota Bandung, yang merupakan salah satu dari sekian banyak yang tergabung dalam TIM KAMPANYE DADA-AYI, tak ingin merasa besar kepala dan lupa dengan komitmen awal yaitu Berjuang demi Amar Ma’ruf Nahi Mungkar demi terwujudnya Izzul Islam wal Muslimin, akan senantiasa berusaha untuk mengingatkan Kang Dada-Kang Ayi untuk senantiasa mengingat dan menjalankan Program yang telah dijanjikan saat Kampanye kemarin.

Akhirnya, kami Ucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada Allah SWT, yang masih memberikan ijin dan ridho-Nya kepada Pasangan Yang Kami Usung, kepada Masyarakat kita Bandung yang telah Mempercayai Kang Dada-Kang Ayi untuk memimpin kota Bandung 2008-2013, dan kepada seluruh teman-teman di Tim Kampanye Gabungan DADA-AYI yang tak dapat disebutkan satu persatu.

KOMANDO CABANG BRIGADE HIZBULLAH
BULAN BINTANG KOTA BANDUNG
TOMMY DRAJAT, S.Kep

Rabu, 06 Agustus 2008

INGAT... 10 AGUSTUS!!! NO. 1

Masa Kampanye telah berlalu...
Visi dan Misi ke-3 Calon Pasangan Walikota dan Wakil Walikota telah diketahui oleh masyarakat kota Bandung.

Hari ini telah memasuki hari tenang hingga hari H untuk waktu pencoblosan... tak ada lagi kampanye dalam segala bentuk....

Nanti malam jam 19.00 di TV One akan diadakan Debat Calon Walikota, dan akan disiarkan secara live ke seluruh pelosok negeri ini....

Yang harus diingat... 7 program dari pasangan No.1 (DADA-AYI) telah berjalan, dan tinggal melanjutkannya... sedangkan Visi, Misi dan Program yang dimiliki oleh calon yang lain baru menjadi jargon saja...

Yang jadi pertanyaan adalah "Akankah masyarakat kota Bandung ini terbuai oleh janji-janji manis CAWALKOT yang baru bermimpi??? Akankah Masyarakat kota Bandung lebih memilih 7 Program yang sedang berjalan menuju Bandung yang Bermartabat???"

Jawabannya Kita tunggu tanggal 10 agustus nanti....

Komando Cabang Brigade Hizbullah Bulan Bintang Kota Bandung, Menyerukan dan Mengajak Masyarakat Kota Bandung untuk datang ke TPS-TPS, dan jangan lupa "Tong Hilap" COBLOS DADANYA NO. 1.....

TANGGAL 10 AGUSTUS adalah Hari Ahad.... Ahad Artinya 1 (Satu)....
Kalau No.1 sudah teruji dan terbukti, kenapa melihat No. 2 dan No. 3 yang baru saja bermimpi.... Masa Kota Bandung yang Genah Merenah tur Tumaninah ini Mau di jadikan Bahan Ujicoba???

Komandan


Tommy Drajat, S. Kep

Selasa, 29 Juli 2008

Launching PILWALKOT Bandung "DADA-AYI" Pasangan No. 1






PENGURUS BRIGADE HIZBULLAH KOTA BANDUNG

PENGURUS KOMANDO CABANG

BRIGADE HIZBULLAH BULAN BINTANG

KOTA BANDUNG

PERIODE 2007-2012

Dewan Penasehat : Ketua DPC PBB Kota Bandung

: Sekretaris DPC PBB Kota Bandung

: Wakil Ketua DPC PBB Kota Bandung (Bidang Pemberdayaan Organisasi

dan Kaderisasi)

: Wakil Sekretaris DPC PBB Kota Bandung (Bidang Pemberdayaan

Organisasi dan Kaderisasi)

Komandan : Tommy Drajat, S.Kep.

Wakil Komandan : Asep Juhana, S.E.

Ka. Staff Umum : Usman Mulyana

Ka. Sie Keuangan : Lukman Permana

Ka. Sie Logistik : Yayat Supriatna

Ka. Sie Bintal : Irwan Endayana

Ka. Sie Kesehatan : Ade Suparman

Ka. Staff Operasional : Ade Surahman, A.Md

Ka. Sie Lapangan : Ade Ruswandi

Ka. Sie Lobby antar Ormas : Rahmat Setiawan

Ka. Staff Adm Personnalia : Edi Junaedi

Ka. Sie Adm Personalia : Iwan

Ka. Sie Humas : Dedi Junaedi

Ka. Staff Diklat : Cahya Saputra

Ka. Sie Pelatihan : Ali Misbah

Ka. Staff Intelejen : Nanang Subakti, ST., MM.

Ka. Sie Reserse : Endang Sukoco

Ka. Staff Dinas Kepolisian : Eko Sulistio

Ka. Sie Provost : Fauji

Ka. Sie Lantas : Syam Yusuf, A.Md

Sabtu, 26 Juli 2008

Mengapa Harus Memilih Dada-Ayi

Pemilihan Walikota Bandung sudah di depan mata. Ada 3 Calon Pasangan yang telah siap bertarung untuk mendapatkan dukungan dan simpati dari warga kota Bandung. Pasangan No. 1 DADA-AYI yang diusung oleh 6 Partai yaitu Golkar, PDIP, Partai Bulan Bintang (PBB), PPP, PAN, dan Partai Demokrat. Pasangan No.2 Taufik-Deni, yang ddiusung oleh PKS, dan Pasangan No. 3, Hudaya dan Nahadi merupakan pasangan calon dari calon independent.

Brigade Hizbullah Kota Bandung, yang merupakan salah satu Badan Otonom dari Partai Bulan Bintang (PBB), sudah sejak lama sebelum PBB secara resmi mengusung pasangan DADA-AYI sebagai CAWALKOT Bandung 2008-2013, telah menyatakan Dukungan secara Organisasi maupun pribadi. Ini semua dilakukan karena, Sosok Figur H. Dada Rosada, SH., M.Si. merupakan seorang pemimpin yang telah teruji, dekat, terbukti dan bersih. Lewat 7 Program yang telah Beliau jalankan selama menjabat sebagai Walikota Bandung, banyak yang telah beliau raih diantaranya Mengembalikan Tegal Lega Menjadi Taman Kota dan Pembebasan Tempat Prostitusi Saritem yang telah menjadi tempat maksiat selama 2 abad di Kota Bandung yang kita cintai dan tidak ada satu-pun walikota yang mampu Membebaskannya.

H. Dada Rosada, SH., M.Si dikenal juga sebagai seorang pemimpin yang sangat sayang pada Wong Cilik, ini dapat dilihat dari program Bawaku Makmur, Bawaku Kesehatan, Bawaku Pendidikan. dan hal ini telah dirasakan oleh masyarakat kota Bandung.

Selain itu H. Dada Rosada, SH., M.Si dan H. Ayi Vivananda, SH merupakan Pituin Urang Sunda, yang terlahir dan di besarkan di tanah Pajajaran. karena dalam Filosofi kepemimpinan Urang Sunda, seorang Pemimpin itu harus memiliki 3 unsur penting yaitu: KUJANG, MAUNG dan SANCANG. KUJANG artinya KUkuh JANGji, ini sudah terbukti dalam hal Pembebasan Saritem, Tegal Lega dll. MAUNG artinya MAnusia UNGgulan, semua masyarakat kota Bandung sudah tidak meragukannya Pasangan ini merupakan pasangan Calon yang siap Memimpin kota Bandung bukan Memimpikan untuk memimpin, karena sudah teruji dan terbukti. SANCANG artinya SANtri CAaANGan, ini sudah terbukti dengan Menggratiskan 325 Sekolah dari tingkat SD sampai SMU.

Oleh karena itu, dengan mengucapkan Bismillah Tawakaltu Illallah. Kami Brigade Hizbullah Bulan Bintang Kota Bandung menyatakan bahwa pada Tanggal 10 Agustus 2008, siap Memilih PASANGAN NO. 1. karena Pasangan ini sudah Terbukti, Teruji dan kota Bandung Membutuhkan Pemimpin Yang Berpengalaman, Agar Kota Bandung bisa manjadi Kota yang Bermartabat. dan Insya Alloh Pasangan DADA-AYI Bermanfaat Bagi Rakyat.......



Tommy Drajat, S.Kep


KOMANDAN

Senin, 23 Juni 2008

Peran Hizbullah pada Pertempuran 10 Nov 1945 Surabaya

Sumber : www.jurnalnasional.com

Pertempuran Surabaya pada November 1945 juga memunculkan nama penjara Kalisosok. Pasalnya, salah satu elemen yang tergabung dalam front perlawanan terhadap Sekutu di Surabaya itu adalah sepasukan narapidana Kalisosok yang sengaja dibebaskan untuk menopang perlawanan arek-arek Surabaya. Mereka tergabung dalam kesatuan pasukan Hizbullah pimpinan Moestopo.

posting by NS

Hubungan Sejarah Laskar Hizbullah dan TNI

Sumber : http://www.jurnalnasional.com/

KOLOM TNI-- Jum'at, 05 Okt 2007
http://www.sejarahtni.mil.id/

TNI Yang Terus Diminati

Allahu Akbar!
Tentara Nasional Indonesia (TNI) lahir dari akumulasi kekuatan bersenjata para tokoh pejuang baik yang merupakan didikan Jepang (PETA), Belanda (KNIL) dan juga mereka yang berasal dari laskar rakyat seperti Hizbullah yang dimiliki oleh Partai Masyumi juga Laskar Pesindo oleh Pesindo di awal kemerdekaan Indonesia.
Awalnya, TNI bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang dibentuk dalam sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945. Namun BKR bukanlah tentara sebagai suatu organisasi kemiliteran yang resmi, melainkan hanya disiapkan untuk memelihara keamanan setempat agar tidak menimbulkan kesan bahwa Indonesia menyiapkan diri untuk memulai peperangan menghadapi Sekutu.
Melalui Dekrit Presiden tanggal 5 Oktober 1945 BKR diubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Tanggal ini BKR berganti nama menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), Tentara Keselamatan Rakyat (TKR) dan pada tanggal 24 Januari 1946 diubah lagi menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI), Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS), yang kembali menjadi Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI). Terakhir, pemerintah mengganti APRI menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) sekaligus sebagai wadah penyatuan antara TNI dan Polri.
Pada tahun 2000, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengeluarkan ketetapan No. VI/MPR/2000 yang memisahkan TNI dengan Polri dari ABRI. Sejak saat itu, nama TNI kembali digunakan.
Sesuai dengan Undang-Undang TNI No. 34/2004 pasal 2, anggota TNI merupakan tentara yang keanggotaan berasal dari warga negara Indonesia dimana mereka terlatih, terdidik, diperlengkapi secara baik, tidak berpolitik praktis, tidak berbisnis, dan dijamin kesejahteraannya, serta mengikuti kebijakan politik negara yang menganut prinsip demokrasi, supremasi sipil, hak asasi manusia, ketentuan hukum nasional, dan hukum internasional yang telah diratifikasi.
Karena lahir dari akumulasi kekuatan seluruh elemen masyarakat, keberadaan TNI selalu mendapat dukungan penuh dari rakyat yang tidak ingin kembali di jajah setelah kemerdekaan dapat diraih. Kedekatan itu juga yang pada akhirnya melahirkan konsep "Dwi Fungsi" yang pertama kali digagas oleh A.H. Nasution. Namun sayang, seiring dengan berjalannya waktu konsep tersebut malah disalahgunakan oleh rezim Orde Baru.
Terlepas dari itu semua, kehadiran TNI terus dibutuhkan untuk menegakkan kedaulatan negara. Tidak itu saja mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan yang Pancasila 1945 juga merupakan tugas berat yang harus diemban TNI dan tidak lupa untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Meita Annissa
posting by NS